Minggu kemarin, saya menulis artikel ringan seputar “Skill or attitude?”. Alhamdulillah, banyak sekali tanggapan dari rekan-rekan di milis, baik di PM (Pengusaha Muslim), Profec, Klub Manager Indonesia, Penulis Lepas dan beberapa milis lainnya.
Kesimpulan yang saya dapatkan, dua-duanya penting. Tidak perlu ada pertentangan. Perihal prosentasenya, mana yang harus lebih besar? Nah, itu juga kondisional.
Nah, saya telah memilih beberapa jawaban terbaik (Menurut versi saya lho he he..). Semoga mencerahkan !
1. Feriyanto (Klub manager Indonesia)
both have to be balance
skill tanpa attitude is useless, karena tidak bisa diajak kerjasama dgn team atau bahkan kerjasama dgn atasan
attitude tanpa skill is also useless karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan yg harusnya diselesaikan or even worst they succeeded make others to complete the job for them
anyway both will be shown soon after they are working with u, that’s why we have probation, right?? good luck![]()
2. Ipan (Pengusaha Muslim)
Mungkin ini sebagai wujud sharing dari sy, jika ada yg kurang bisa ditambahi.
Dalam pengelolaan SDM yang baik pertama yang harus ada adalah Wewenang dan Tanggungjawab/TUPOKSI/JOb Description Plus+Plus.
Setelah Wewenang dan Tanggungjawab baru dibuat kualifikasi untuk memenuhi fungsi. Baru kemudian Rekrutmen dan proses seleksi. Kesalahan terbesar di Indonesia waktu lampau biasanya merekrut, lalu seleksi jika sudah ada yg diterima baru dibuat Wewennag dan tanggungjawab, ini yg membuat negara ini tidak maju, karena akhirnya wewenang dan tanggungjawab “dipas-paskan” sesuai orang yang lolos seleksi.
Jika untuk rekrutmen SDM dari awal :
Job Desciption –> Kualifikasi –> Rekrutmen –> Seleksi –> Kerja — > Penilain — > Evaluasi –> Tindak lanjut atau Prestasi/PromosiJika untuk kenaikan jabatan :
Job Desciption –> Kualifikasi –> Seleksi –> Kerja — > Penilain — > Evaluasi –> Tindak lanjut atau Prestasi/PromosiMengenai Skill maka tidak bisa Skill diadud engan Attitude karena begini:
Skill dibagi 2:
Hard Skill dan Soft skill
Hard Skill:
- adalah skill yg lebih mudah untuk diamati/dibentuk dan dikembangkan
- adalah Pengtehaun : Ilmu yang dimiliki dalam bidang tertent, Contoh Ketrampilaan Komputer, Ketrampilan bahasa inggris, pengetahun produk
- (menentukan sukses namun tidak begitu dominan)
Soft skill
- adalah Konsep Diri: kemampuan melihat diri sendiri
- adalah sifat : cara khas dalam berilaku secara konsisten conoth introvert , ekstovert
- adalah MOtivasi : Pemikian dan niat dasar yang konstan yang mendorong individu untuk berperilaku
- Lebih sulit diamati dan perlu waktu lama untuk dibentuk/dikembangkan
- (karakteristik yg menentukan untuk sukses)
Ini ada sebuah contoh dalam Skill Pemain Bola:
Hard Skill
- Berlari
- Menendang
- Bertahan
Soft Skill
- Kerjasama dlm Tim
- Gigih
- Mengambil Inisiatif
- Berani Mengambil Keputusan
Demikian dan masih banyak lagi mas.
3. Arif rahman (PL)
Sebuah survey di Inggris beberapa tahun lalu menunjukkan data sbb :
70% lebih karyawan di rekrut karena skill & knowledge
+ 70% lebih karyawan di berhentikan karena attitude ….Buat survey kecil pada sekelompok orang, tanyakan pada mereka apa saja cara untuk mencapai keusksesan, maka sebagian besar mengatakan hal2 sbb :
- Kedisiplinan
- Kerjaninan
- Kerja keras
- Mau berusaha dll
Dan semua itu termasuk attitude bukan?


0 Responses to “The best answer: Skill or attitude?”